Viral Video Sepasang Muda-mudi Mesum di Jogging Track Kota Mojokerto

Published by on

Satpol PP Buru Pelaku Asusila

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Satpol PP Kota Mojokerto memburu sepasang muda-mudi yang dicurigai berbuat mesum di jogging track (JT), Jalan Hayam Wuruk, Minggu (14/5) malam. Kemarin, petugas penegak perda ini mengecek lokasi yang diduga menjadi tempat adegan asusila tersebut berlangsung.

Selain memburu pelaku, satpol PP juga turut mencari perekam video untuk diinterogasi sebelum menjatuhkan sanksi atas aksi tak senonoh tersebut. Dalam video yang beredar, terlihat aksi sejoli tengah asik bermesraan di warung kopi (warkop) di atas taman JT. Tak sekadar berpelukan dan saling bercumbu, keduanya juga terlihat seperti beradegan mesum dengan si perempuan menundukkan kepala ke arah kemaluan pria. Lalu lalang kendaraan yang melintas di sepanjang jalan pinggir Sungai Brantas seolah tak mereka hiraukan. Suasana sekitar yang gelap kian menambah mereka gelap mata. Termasuk perekam video yang diperkirakan berjarak cukup dekat dan berada di sisi barat kedua pelaku.

Dalam sidaknya di lokasi kemarin, satpol PP mengaku tidak menemukan satu pun tanda-tanda yang mengarah pada sosok terduga pelaku. Selain tidak ada aktivitas perdagangan warung kopi, minimnya saksi di lokasi yang mengetahui persis aksi mesum tersebut kian menyulitkan proses identifikasi pelaku.

’’Kami cek lokasi tempat di mana bukti video itu direkam. Kami masih telusuri yang bersangkutan dan perekamnya. Karena ini siang, coba nanti malam kami akan lakukan patroli kembali dengan regu operasional,’’ terang Kabid Trantib Humlinmas Satpol PP Kota Mojokerto, Lulus Imaniati.

Tak hanya mencari, satpol PP juga akan berkoordinasi dengan Polres Mojokerto Kota untuk menyelidiki aksi tersebut. Patroli gabungan dan penindakan juga tak segan diberlakukan agar tak terulang kembali aksi amoral tersebut di Kota Mojokerto. ’’Tim regu operasional akan berpatroli untuk sosialisasi dan melakukan imbauan terhadap pemilik warung untuk ikut mencegah munculnya tindakan asusila,’’ tegasnya.

Lulus melanjutkan, sesuai Perda nomor 3 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Toleransi, Ketenteraman Dan Ketertiban Umum Serta Perlindungan Masyarakat, telah diatur larangan perbuatan asusila di tempat umum. Jika ditemukan dan terbukti bersalah, pihaknya tak segan memberikan sanksi dan memproses hukum sesuai undang-undang yang berlaku. ’’Jika ditemukan ada potensi pelanggaran, kami akan berkoordinasi dengan kepolisian,’’ pungkasnya. (far/ron)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *