Tujuh Wisata Alam Recommended di Mojokerto, Wajib Dikunjungi saat Kemarau

Published by on

MOJOKERTO – Kabupaten Mojokerto adalah salah satu daerah eksostis di Jawa Timur, yang selalu menjadi jujukan wisatawan, baik domestik maupun mancananegara. Sebagai kawasan peninggalan Kerajaan Majapahit, Kabupaten Mojokerto belakangan ini memang dikenal dengan objek wisata sejarah, budaya, dan alamnya.

Maka tidak heran jika wisatawan selalu menjadikan prioritas daerah ini untuk tujuan berwisata bersama keluarga. Nah, memasuki musim kemarau ini, Kabupaten Mojokerto banyak menyajikan objek wisata dengan nuansa alam pegunungan yang menghadirkan pesona alam menarik, sejuk, dan nyaman.

Karena lokasinya berada di wilayah pegunungan dan perbukitan hutan asri. Sehingga sangat cocok sebagai jujukan piknik atau journey kala musim kemarau dengan suhu udara perkotaan yang menyengat. Berikut adalah tujuh objek wisata alam pegunungan yang recommended dan wajib Anda kunjungi saat weekend atau hari libur nasional di Mojokerto.

wisata air panas Padusan Pacet. (dok internet)

Wanawisata Air Panas Padusan

Wanawisata Air Panas Padusan berada di kaki Gunung Welirang. Objek wisata ini menyimpan destinasi wisatayang jarang tidak dimiliki objek wisata lainnya.Andalan pengunjung adalah wisata air panas. Sebab, air panas di Padusan berasal dari mata air alami pegunungan dengan kandungan belerang dan dipercaya bisa menyehatkan tubuh.

Tidak hanya terdapat satu tempat pemandian air panas saja.Wisata Pemandian Air Padusan Pacet memiliki kolam air panas yang sangat luas dan bersih. Terdapat lima kolam air panas dan beberapa kolam lainnya. Mulai dari kolam anak, kolam renang dingin, hingga kolam dewasa. Banyak fasilitas yang bisa Anda nikmati di sini. Dari gazebo, wahana bermain, hingga taman kelinci yang dapat digunakan untuk rekreasi keluarga.

Untuk masuk kawasan ini Anda cukup membayar Rp 10 ribu untuk weekday, dan Rp 12.500 saat weekend, berlaku bagi anak-anak. Sedangkan pengunjung dewasa dikenakan Rp 10 ribu saat weekday dan Rp 15 ribu memasuki weekend. Sementara parkir motor Rp 2 ribu dan mobil Rp 3 ribu.

Candi Jolotundo. (dok internet)

Petirtaan Jolotundo

Kawasan objek wisata Pertirtaan Jolotundo di Dusun Biting, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, tak sekadar menawarkan pesona alam menyejukkan. Sebagai peninggalan Raja Airlannga, Candi Jolotundo, terlihat sangat eksotis. Dibangun menggunakan batu andesit hitam sebagai struktur utama, air suci yang mengalir dari candi ini dikenal berkhasiat untuk kesehatan. Mata air ini memiliki kandungan mineral tinggi setelah zamzam, selalu menjadi incaran wisatawan yang datang.

Suasana asri dan sejuk tempat ini juga membuat pengunjung selalu betah berlama-lama. Candi peninggalan Majapahit yang sudah ada sejak tahun 997 Masehi ini pun masih sering menjadi lokasi ritual, khususnya pada malam satu Sura. Lokasi candinya berada di kaki Gunung Penanggungan, tepatnya pada ketinggian 880 mdpl.

Wisatawan yang ingin menghabiskan hari libur di Candi Jolotundo, ini tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam karena htm-nyasangat terjangkau.Tiket masuk Candi Jolotundo dihargai Rp10 ribu per orang. Di samping itu, Anda bisa datang kapanpun karena Petirtaan Jolotundo buka selama 24 jam.

Air Terjun Dlundung. (dok internet)

Air Terjun Dlundung

Kabupaten Mojokerto memang menyimpan ragam banyak pesona alam menawan. Di antaranya, Air Terjun Dlundung di kaki Gunung Arjuno, tepatnya di Dusun Ketapang, Desa Kemloko, Kecamatan Trawas. Dingin dan sejuk khas pegunungan membuat suasana di air terjun ini terasa segar alami. Selain dapat berfoto di area sekitar air terjun setinggi 60 meter tersebut, Anda juga bebas merasakan langsung kesegaran air terjun di sekitar curug.

Pesona alam air terjun tersebut saat ini banyak fasilitas dan wahana permainan baru. Anda dan keluarga bisa mencoba aktivitas outbound seru hingga camping santai menghadang langsung area air terjun. Di tempat ini, wisatawan biasanya memilih kunjungan pada pagi atau sore hari,atau sesuai pilihan. Terlebih, salah satu objek wisata andalan Kabupaten Mojokerto tersebut buka dari pukul 06.30 hingga 17.00 WIB. Bahkan, hari Sabtu, wisata ini beroperasi selama 24 jam.

Jadi, Anda tertarik? Untuk menikmati kawasan ini sepuasnya cukup merogoh kocek Rp 7.500 – Rp 10 ribu untuk anak-anak, sedangkan orang dewasa dikenakan tiket Rp 10 ribu hingga Rp 12.500. Dijamin bakal kerasan. Terlebih, saat ini, pengelola turut menyiapkan rumah kayu omah bagi wisatawan yang ingin bermalam bersama keluarga. Harga sewanya pun cukup murah hanya Rp 250 ribu per malam.

Air terjun Putuk Truno. (dok internet)

Air Terjun Putuk Truno

Berikutnya adalah Air Terjun Putuk Trono. Objek wisata yang menawarkan pesona alam ini berada di wilayah perbatasan antara Kabupaten Mojokerto dengan Pasuruan. Air terjun tersebut terletak di kaki Gunung Arjuno Welirang, dengan ketinggian mencapai 45 meter.Terlihat tampak seksi dan cantik.

Wisatawan yang datang diberikan kebebasan bermain air atau memanfaatkan keindahan spot yang ada untuk ber-selfie. Di antara paling favorit bagi pengunjung adalah gardu pandang. Disebut gardu pandang karena angle wisatawan ini langsung mengingatkan keindahan Air Terjun Kedung Kayang Magelang. Di sisi lain, tempat ini dikenal memiliki mitos tentang keabadian cinta, dikutip dari legenda cinta Joko Taruno dan Putri Sri Gading. Konon, pasangan yang berkunjung ke sini cintanya akan abadi dan langgeng.

So, bagi wisatawan yang belum punya pasangan, penasaran untuk membuktikan mitos tersebut? Silakan datang saja, lokasinya berada di Jalan Putuk Truno, Prigen, Pasuruan. Buka antara pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Tempat ini hanya mematok tiket masuk Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per pengunjung.

Air Terjun Kakek Bodo. (dok internet)

Air Terjun Kakek Bodo

Di samping Putuk Truno, Anda juga bisa mengunjungi Air Terjun Kakek Bodo. Air terjun ini termasuk salah satu objek andalan Kabupaten Mojokerto yang Instagramable. Menyimpan spot-spot foto cantik yang banyak diburu. Tak sekadar menikmati pesona air terjun setinggi 40 meternya. Wisatwan juga bisa berfoto di sepanjang jalan menuju air terjun. Karena objek wisata ini juga mempunyai kolam renang bagi anak-anak untuk bermain air dengan lebih bebas dan nyaman.

Nama air terjun Kakek Bodo tidak bisa dipisahkan dengan legenda makam keramat yang sakti. Letak makamnya bisa Anda lihat saat mengunjungi air terjun ini. Air Terjun Kekek Bodo beroperasi dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Sehingga pas bila dinikmati wisatawan, khususnya dari kawasan Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Gresik dan sekitarnya. Bagi Anda yang berminat berkunjung, cukup mengeluarkan biaya tiket Rp 25 ribu per orang.

Sumber Gempong, Trawas. (dok internet)

Sumber Gempong

Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto dikenal sebagai tiga wilayah emas di Kabupaten Mojokerto, selain Pacet dan Trowulan. Tahun 2023 ini, tak terhitung lagi objek wisata baru yang menghadirkan konsep alam pegunungan dan areal persawahan yang edukatif. Sehingga, cocok sebagai pilihan keluarga kekinian maupun kalangan milenial.

Nah, Wisata Sawah Sumber Gempong jadi salah satu lokasi favorit wisatawan untuk bersantai. Tempat ini menawarkan pemandangan sawah yang asri, lengkap dengan kolam mata air alami. Bahkan, Anda dapat menemui tempat bersejarah peninggalan Majapahit dengan memandang langsung Gunung Pawitra atau Penanggungan yang berada di sisi timur.

Gemericik air di antara gubug-gubug persawahan petani setempat, dapat Anda nikmati di sini. Terlebih, embusan angin dengan udara segar seolah kian memanjakan wisatawan kian betah berlama-lama di sini. Bagi yang membawa anak-anak tidak perlu repot-repot mendampingi. Sebab, di sini anak-anak bisa memanfaatkan wahana permainan sepuasanya dengan nyaman.

Dari kolam renang, kereta, ATV, sepeda di atas angin, hingga menanam padi langsung di areal persawahan. Untuk masuk kawasan wisata di Dusun Sukorame, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas ini, Anda cukup membayar tiket masuk Rp 5 ribu per orang. Karena lokasinya yang banyak diidamkan wisatawan, pengelola memutuskan membuka kawasan wisata tersebut dari pukul 09.00 hingga 17.00.

Bernah de Vallei. (dok internet)

Bernah de Vallei

Bernah de Vallei adalah objek wisata baru yang menyajikan pesona alam hutan pinus di Kabupaten Mojokerto.Wisata yang saat ini sedang viral di kalangan milenial tersebut berada di Jalan Raya Tirto Wening, Dusun Paras, Kembangbelor, Kecamatan Pacet.

Setibanya di sini, Anda langsung disambut dengan nuansa asri dan dinginnya khas hutan pinus. Selain menghabiskan waktu, Anda dan anak-anak juga bisa memilih kolam renang yang disediakan sembari menikmati pesona alam sepuasnya. Sebab, air kolam renangnya jernih dan segar. Area hutan pinus ini pun bisa Anda manfaatkan untuk aktivitas yang tak kalah seru, seperti outbound dan bermain ATV.

Di samping itu, anak-anak dapat menikmati bermain wahana edukatif, yakni kandang kelinci. Sementara keluarga yang ingin mengabadikan pesona alamnya, dapat dengan bebas berswafoto memanfaatkan spot-spot alam yang tak kalah menarik dari objek wisata lainnya.

Lalu berapa nilai tiket masukknya?Anda tidak perlu khawatir. Pengelola memasang tarif Rp 7 ribu hingga Rp 10 ribu per orang saja. Dari biaya ini, Anda dapat sepuasnya healing melepas kepenatan bersama keluarga, laiknya berada di Lawu Park. Jadi, penasaran dengan objek wisata ini? (ris)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *