Teladani Kepedulian Para Pendiri PMII di Mojokerto

Published by on

TROWULAN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Rangkaian acara halalbilahal dalam rangka menyongsong 25 tahun Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mojokerto dimulai dengan ziarah makam para muassisnya. Kemarin, ziarah makam muasis yang diikuti kader dan alumni PMII bersama Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati berjalan sangat khidmat.

Selain mengenang dan menghormati jasanya, ziarah ini ditujukan untuk meneladani pengorbanan dan kepedulian para pendiri organisasi. Sehingga menjadi cerminan demi tumbuh suburnya PMII sebagai organisasi intelektual di Mojokerto Raya.

Dalam ziarah kemarin, diawali dengan mengunjungi makam pembina sekaligus Ketua pertama Ikatan Keluarga Alumni PMII (IKAPMII) Cabang Mojokerto, almarhum Gus Aang Baihaqi di makam komplek Pendapa Agung Majapahit Trowulan. Selain menaburkan bunga, puluhan kader dan alumni turut mendoakan pengasuh Pondok Pesantren (PP) Al Amin, Sooko tersebut. Suasana sunyi di lokasi turut mengantarkan prosesi tahlil bersama ini berjalan khidmat.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dalam sambutannya turut menghaturkan rasa terima kasih terhadap almarhum beserta keluarga yang dikenal peduli dan rela berkorban. Sejak mendampingi sang suami hingga dirinya terpilih menjadi Bupati Mojokerto, Ikfina selalu mengingat jasa Gus Aang yang terkenal loyal dan memegang teguh komitmen. Sumbangsih pemikirannya yang brilian juga turut menjadi inspirasinya dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Mojokerto.

’’Pertemuan kami dengan beliau (Almarhum Gus Aang Baihaqi, Red) ini berhubungan dengan perjuangan. Bagi kami, beliau adalah sosok yang peduli dengan masyarakat. Dari beliau, saya mempelajari satu perjuangan dan kepedulian. Di mana, masyarakat ini harus didampingi dan diantarkan menuju kebaikan,’’ tegasnya.

Ketua IKAPMII Cabang Mojokerto Hidayat berpesan kepada kader dan alumni agar senantiasa meneladani para pendahulu yang begitu gigih dalam berjuang. Tidak hanya dalam satu bidang saja, tapi juga berkontribusi di semua elemen kehidupan. Demi terwujudnya keharmonisan dan kemajuan masyarakat baik di Kabupaten maupun Kota Mojokerto.

’’Contoh atau teladan itu penting agar ada tolak ukur dan target yang harus dicapai. Dengan keteladanan para pendiri, PMII diharapkan terus istiqamah dalam berjuang,’’ ujarnya.

Selain ke makam Gus Aang, ziarah juga berlanjut di makam pendiri PMII Mojokerto Almarhum Aris Budi Santoso. Termasuk juga kader dan alumni yang sudah mendahului. (far/ron)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *