Sopir Ngantuk Berat, Truk Sambar Pikap di Mojokerto, Empat Luka-luka

Published by on

MOJOKERTO – Truk pengangkut mentega dan keju menyambar pikap pengangkut daging ayam di Jalan Raya Bypass, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Selasa (16/5) pagi. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 03.45 ini mengakibatkan truk berpelat nomor B 9689 BXU terguling di jalur berlawanan. Sedangkan, bodi depan pikap bernopol W 8627 PF rusak berat dan kaca hancur. Empat orang mengalami luka-luka akibat kecelakaan di jalur trans nasional itu.

Empat korban luka-luka tersebut adalah penumpang truk dan pikap pengangkut daging ayam. Masing-masing, sopir truk, Istadi, warga Kelurahan Kedoya Utara, Jakarta Barat; kenek truk, Moch. Baharudien, warga Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat; sopir pikap, Rio Adi Santoso, warga Dusun Losari Barat, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, kenek pikap, Ade Iwan Tri, warga Dusun Pekingan, Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

JADI KORBAN: Kaca mobil pikap bermuatan daging ayam bernopol W 8627 PF hancur setelah disambar truk dari arah Surabaya menuju Jombang, di Jalan Raya Bypass, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko. (Moch Chariris/JPRM)

Istadi, dan Ade Iwan Tri dilarikan ke RS Dian Husada, Jalan Raya Bypass Gemekan, sedangkan Rio Adi Santoso dibawa ke RS Sakinah Mojokerto. Moch. Baharudien, memilih untuk istirahat di sekitar lokasi kecelakaan, meski kondisi kepalanya tampak bercucuran darah akibat benturan. Rata-rata empat korban mengalami luka-luka di kepala dan wajah.

Moch. Baharudien menceritakan, semula truk yang ditumpangi usai mengantar mentega dan keju dari Jakarta, ke kawasan Ngoro Industri Persada (NIP), Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Usai membongkar barang kiriman tersebut, dia bersama sang sopir, Istadi, memilih untuk langsung kembali ke Jakarta. Namun, nahas menghampiri keduanya.

DIRAWAT INTENSIF: Korban luka-luka kecelakaan truk terguling di Jalan Raya Bypass, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, menjalani perawatan di RS Dian Husada Mojokerto. (Moch Chariris/JPRM)

Baharudien menduga saat mengemudikan truk menuju arah Jombang, Istadi mengantuk karena kelelahan. Di saat bersamaan, ada mobil pikap dari arah Jmengangkut daging ayam dari arah Jombang, hendak putar balik di U-turn depan Masjid Besar Darussalam (Madasa). ”Ya sopirnya mengantuk. Truk lepas kontrol sampai menabrak pembatas jalan lalu terguling di jalur Jombang Surabaya,” ungkap dia sembari menahan luka di kepala. Kondisi bagian depan truk hancur. Istadi, kata, Baharudien, sempat terjepit ruang kemudi truk, hingga akhirnya keduanya mendapat pertolongan warga dan pengendara.

Zainal Arifin, supeltas, mengungkapkan hal yang sama. Dia menyebutkan semula truk berjalan dari arah Surabaya menuju Jombang. Namun, di sekitar lokasi kecelakaan, sopir truk diduga ngantuk berat hingga truk berjalan oleng lalu menghantam pikap dan terguling. ”Saat itu juga pas ada pikap pengangkut ayam putar balik,” papar dia. Bagian depan pikap disambar truk, sebelum akhirnya truk menerabas pembatas jalan dan terguling di jalur berlawan.

JADI KORBAN: Kaca mobil pikap bermuatan daging ayam bernopol W 8627 PF hancur setelah disambar truk dari arah Surabaya menuju Jombang, di Jalan Raya Bypass, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko.

Truk terguling dalam posisi melintang di jalur kiri arah Jombang menuju Surabaya. Bagian kemudi menghadap ke barat, roda sisi kanan di atas, sedangkan bodi truk melintang menutup separo jalan. ”Dugaan saya sopir truk itu mengantuk, sampai kecelakaan itu tidak bisa dihindari,” tambah dia. Proses evakuasi truk membutuhkan waktu lama. Petugas kepolisian dari Polsek Sooko yang datang ke lokasi lantas menghubungi Unit Laka Lantas Polres Mojokerto, dan harus mendatangkan mobil derek.

Di sisi lain, tidak hanya sopir dan kenek pikap mengalami luka-luka. Ratusan daging ayam segar sedianya dikirim kepada pelanggan tampak berserakan di jalan. Teman para korban (penumpang pikap) yang datang ke lokasi, bersama warga, bahkan harus memungut satu-per satu daging ayam yang tercecer, dan dipindahkan ke pikap lain. ”Untuk sementara kami mencatat ada empat korban luka-luka. Tiga di antaranya sudah mendapat perawatan setelah dilarikan ke rumah sakit,” kata Aipda Bayu Segra, anggota Polsek Sooko. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. ”Untuk kartu identitas dan SIM para korban sudah kita amankan,” tambah Bayu. (ris)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *