Skuad Penjaga Gawang Kabupaten Mojokerto Wajib Kuasai Skema Build Up

Published by on

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kualitas permainan penjaga gawang tak luput dari sorotan tim pelatih sepak bola Kabupaten Mojokerto. Tiga kiper andalan skuad Bumi Majapahit terus digembleng sejumlah teknik dan taktik vital dalam sepak bola.

Tak sekadar membendung serangan lawan, para penjaga gawang turut ditatar skema build up atau membangun serangan dari berbagai situasi dan kondisi. Secara garis besar, build up merupakan taktikal mendistribusikan bola dari area pertahanan ke lini serang. Hal ini tak lepas dari peran kiper sebagai sosok garis pertahanan terakhir yang sekaligus mampu mengawali serangan sedari bawah. Baik secara build up play yang mengutamakan penguasaan bola dari pemain belakang ke penyerang.

Ataupun, dengan direct build up yang mengandalkan long pass kiper ke penyerang di garis depan. Beberapa skema build up tersebut menjadi bagian dari pemusatan latihan yang digelar empat kali dalam sepekan. Ada beberapa teknik dasar bagi trio kiper Alfarezel Satria Apriliandi, Candra Adi Musa, dan Adrian. Mulai dari scanning, akurasi passing, hingga visi bermain.

’’(Latihan) untuk kiper ini terus kita tingkatkan. Secara teknik sudah cukup bagus. Dan build up ini yang memang kita tekankan,’’ ungkap pelatih kepala tim sepak bola Kabupaten Mojokerto Teddy Arif Prianto. Menurutnya, skema build up yang diterapkan tim asuhannya bertujuan agar pola penyerangan tim bisa berjalan efektif. Tentunya, untuk menembus pertahanan lawan dan mencetak angka. Sehingga dinilai penting untuk dikuasai para penjaga gawang.

Meski begitu, skuad Bumi Majapahit tak terpaku pada satu skema build up. Melainkan menyesuaikan kondisi saat pertandingan. Walaupun tim pelatih cenderung menerapkan possession football yang identik dengan diawalinya membangun serangan dari umpan pendek kiper ke pemain belakang.

’’Timing kiper untuk lihat posisi teman (scanning) dan harus umpan ke siapa itu jadi faktor penting. Supaya tidak salah (langkah) waktu membangun serangan,’’ terang pelatih asal Dawarblandong ini. Untuk teknik dasar penjaga gawang, kata Teddy, ketiga kiper andalan sudah memiliki performa yang relatif apik. Baik dari segi menangkap bola, menepis, melempar, refleks hingga passing.

’’Dilihat dari pertandingan lawan Arema FC kemarin (akhir pekan lalu), untuk passing kiper kita sudah bagus. Beberapa tendangan lawan malah bisa diatasi. Karena empat gol kebobolan itu kesalahan bek kita,’’ tandas eks pelatih PSMP ini. Ke depan, menu latihan bakal disesuaikan dengan program latihan yang telah dirancang. Sehingga kualitas dan performa trio penjaga gawang dapat dimaksimalkan. (vad/fen)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *