Ratusan Pesilat Geruduk Polsek Jetis Mojokerto

Published by on


Jetis
– Ratusan pesilat dari Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti menggeruduk Polsek Jetis, Mojokerto. Mereka mempertanyakan perkembangan penyelidikan kasus penganiayaan yang dilami anggotanya dan perobekan benner  IKSPI.

Rombongan pesilat tiba sekitar pukul 20.30 WIB dengan menggunakan sepeda motor. Mereka langsung memarkirkan sepeda motornya di depan kantor Kecamatan Jetis, sebelah utara Polsek Jetis. Lalu memblokade akses jalan raya Kupang. Akibatnya, arus lalu lintas baik dari arah utara maupun selatan tersendat.

Belum sampai longmarch ke Polsek Jetis, petugas Kepolisian menghalau masa. Polisi langsung meminta perwakilan untuk menyampaikan aspirasinya.

“Kami ke sini menangakan kasus penggerotoka  teman kita yang terjadi di Talunongko dan pengerusakan benner, bagaimana ke lanjutannya,” kata salah seorang perwakilan IKSPI.

Informasi yang digali kabarmojokerto.id, kasus penganiayaan angota IKSPI di Dusun Talunongko, Desa Jolotundo, Kecematan Jetis, Mojokerto terjadi pada Selasa (23/5/2023) malam.

Awalnya, korban yang merupakan anggota IKSPI melintas dengan menggunakan sepeda motor honda BeAt bersama teman-temanya. Tiba-tiba dikejar orang tak dikenal dengan mengendarai kendaraan sepeda motor yang tidak diketahui nopolnya.

Pada saat posisi sepeda motor mereka sejajar, korban langsung dipukul sebanyak 2 (dua) kali ke bagian kepala dengan menggunakan tangan. Setelah itu korban bersama temannya langsung kabur.

Korban mengalami luka ringan pada bagian kepala. Selanjutnya korban melapor ke Polsek Jetis guna penyelidikan dan penyidikan

Kapolsek Jetis Kompol Sumaryanto mengatakan, perihal kasus penganiayaan pihak sudah melakukan proses penyelidikan sesuai dengan prosedur. Sejauh ini beberapa saksi telah dilakukan pemeriksaan.

“Tapi baik saksi maupun pelapor tidak mengenali pelaku. Akan kami proses. Jangan khawatir,” katanya dihadapan ratusan masa IKSPI.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Bambang Tri Sutrisno menjelaskan, pengerusakan benner terjadi pada 12 Februari 2023. Kasus tersebut dilaporkan oleh Ketua IKSPI Mojokerto. Hingga kini, pihaknya telah memeriksa rekaman video dan sejumlah saksi.

“Sudah ada 4 orang saksi yabg diperiksa. Semuanya dari IKS termasuk ketua IKS Mojokerto. Akan tetapi, semua saksi tidak ada yabg mengenal terhadap identitas orang dalam video,” terangnya.

Setelah mendapat penjelasan perkembangan dua kasus tersebut,  rombangan kembali pulang denga dikawal ketak petugas kepolisan.

Artikel Ratusan Pesilat Geruduk Polsek Jetis Mojokerto pertama kali tampil pada Kabar Mojokerto.

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *