Puskesmas Pandan Punya Inovasi Sigelis Gesit, Apa Itu ?

Published by on

Pacet – Puskesmas Pandan, Kecamatan Pacet, Mojokerto mempunyai inovasi program Sigelis Gesit. Inovasi ini untuk menangani dan mencegah penyakit HIV/AIDS.

Sigelis Gesit akronim dari aksi gerakan peduli orang HIV/AIDS dan gerakan edukasi cara pencegahan serta penularan orang dengan HIV/AIDS. Puskesmas Pandan mulai menerapkan inovasi ini sejak tahun 2022.

Kepala UPT Puskesmas Pandan Rany Juliastuti  mengatakan, inovasi tersebut dilatarbelakangi oleh kasus HIV/AIDS di Kabupaten Mojokerto yang masih menjadi momok yang perlu diwaspadai. Itu setelah adanya puluhan kematian akibat penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh tersebut.

Berdasarkan data Dinkes Kabupaten Mojokerto tahun 2022, kasus ODHA di Kabupate mencapai 383 orang. 355 orang di antaranya menjalani pengobatan. Sedangkan, sisanya dinyatakan meninggal dunia. “Faktornya bisa akibat usia dan beberapa mangkir dari pengobatan,” katanya.

Dari hasil PKP tahun 2022 UPTD Puskesmas Pandan penemuan kasus HIV sebanyak 6 penderita. UPTD Puskesmas Pandan ikut serta dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS lewat Sigelis Gesit dengan mengadakan kegiatan berupa klinik VCT dan IMS.

“Penyuluhan tentang HIV/AIDS dan IMS menyasar ke kelompok resiko tinggi dan kelompok yang rentan tertular HIV. Ini menjadi populasi kunci dalam keberhasilan penanggulangan HIV-AIDS ini,” jelas Rany.

Selain itu, program Sigelis Gesit juga memberikan edukasi dan soailisasi terhadap masyarakat,siswa SMP/SMA sederajat, tokoh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Pandan yang dilaksanakan melalui kegiatan berikut:

“Apabila mendapatkan informasi dari petugas kesehatan, makan langsung dilakukan pelacakan dan kunjungan rumah door to door pada pasien HIV. Kemudian dilakukan konseling tentang HIV,” ungkapnya.

Rany menjelaskan, dokter puskesmas bersama pemegang program HIV/AIDS sebagai motor penggerak pelaksanaan inovasi Sigelis Gesit. Pelaksanaan Sigelis Gesit melibatkan beberapa unsur. Antara lain, dokter, perawat, bidan desa, bidan KIA, petugas laboratorium, nutrisionis, pemegang program TBC, pemegang program PTM dan promkes puskesmas.

“Kita juga bekerjasama dengan PKBI ( Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia ) dalam menangani HIV. PKBI mengirimkan data setiap minggu kepada pemegang program HIV,” terangnya.

Artikel Puskesmas Pandan Punya Inovasi Sigelis Gesit, Apa Itu ? pertama kali tampil pada Kabar Mojokerto.

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *