Puskesmas Modopuro Punya Inovasi Gertak Sidia, Apa itu?

Published by on


Mojosari
– Puskesmas Modopuro di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto memiliki inovasi Gertak Sidia. Inovasi ini dilakukan melalui pemeriksaan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular (PTM).

Kepala Puskesmas Modopuro, Edi Gandiriyanto mengatakan, inovasi  ini dibuat karena cakupan dari usia produktif dan sudah diadakan pemeriksaan terhadap usia produktif, namun hasil yang dicapai tahun 2022 masih belum mencapai target.

Untuk itu, pihaknya merasa perlu untuk membuat Gertak Sidia. Gerak Sidia adalah akronim dari  Gerakan Atasi Penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus. Setelah diterapkan, terjadi perubahan yang cukup signifikan.

Selain di Posbindu, Puskesmas Modopuro juga melakukan pelayanan pemeriksaan di berbagai kegiatan masyarakat, institusi, dan sekolah-sekolah. “Pokoknya kegiatan-kegiatan masyarakat yang mengumpulkan orang banyak kita datangi untuk pemeriksaan,” katanya kepada kabarmojokero.id, Senin (29/5/2023).

Lebih lanjut, kata dia, pelayanan pemeriksaan penyakit menular terhadap masyarakat dilakukan dengan mendatangi langsung (jemput bola) yang ada di wilayah kerja Puskesmas Modopuro.

“Jika pada pemeriksaan ditemukan pasien yang memiliki PTM, maka pihak puskemas akan menindak lanjuti dan mengarahkan pasien agar dapat mengontrol ke puskesmas untuk pemeriksaan lebih lengkap,” ungkap dia.

Skrining PTM yang dilakukan antara lain mengecek darah lengkap, pengukuran kadar lemak tubuh dan kolestrol, deteksi obesitas (kegemukan) melalui pengukuran tinggi badan (TB), berat badan (BB) dan lingkar perut, deteksi hipertensi (tekanan darah tinggi), dan deteksi kemungkinan diabetes melitus melalui pemeriksaan gula darah.

Artikel Puskesmas Modopuro Punya Inovasi Gertak Sidia, Apa itu? pertama kali tampil pada Kabar Mojokerto.

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *