PPDB Online Kota Mojokerto Dimulai Hari Ini

Published by on

Siagakan Server 24 Jam, Sebar Posko di Sekolah

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Tahapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2023/2024 di Kota Mojokerto resmi dibuka mulai hari ini. Dengan menerapkan sistem online, server disiagakan penuh selama 24 jam untuk menampung berkas calon siswa yang mendaftar ke jenjang TK, SD, hingga SMP negeri.

Kemarin, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto telah memastikan kesiapan teknis PPDB online. Terhitung mulai pukul 07.00 pagi ini, pendaftaran mulai dibuka untuk bisa diakses secara daring. ”Sudah kami cek semua, mulai besok (hari ini, Red) server PPDB sudah siap on,” terangnya.

Di samping kesiapan, Amin menyebut juga mengantisipasi kendala yang dimungkinkan dapat menghambat proses pendaftaran PPDB. Karena itu, di seluruh sekolah dan di kantor Dikbud Kota Mojokerto dibuka posko informasi selama masa pendaftaran PPDB 5-30 Juni. ”Mudah-mudahan kondusif. Tetapi barangkali ada yang butuh informasi, kami buka posko di masing-masing sekolah,” ulasnya.

PPDB dibuka secara serentak untuk jenjang TK, SD, dan SMP negeri yang menyediakan total 3.963 kursi. Guna mengantisipasi membeludaknya pengakses PPDB online, waktu pendaftaran dibuka selama 24 jam.

Karena itu, server juga disiagakan selama 24 jam beserta tim operator yang disiapkan untuk mengatasi gangguan jaringan. ”Server kami pusatkan di SMPN 1 untuk mempermudah koordinasi jika terjadi kendala,” tandasnya.

Amin mengatakan, pendaftaran terbagi menjadi dua tahap. Mulai 5-8 Juni, pendaftaran PPDB dibuka untuk jalur non-zonasi. Terdiri dari jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua, dan jalur prestasi. ”Tahap pertama untuk tiga jalur dahulu,” ulasnya.

Selain tiga jalur tersebut, selama empat hari ke depan juga dibuka pendaftaran jalur khusus di jenjang SMPN. Yakni untuk golden ticket bagi hafiz Al-Qur’an yang membuka 3 kursi di masing-masing sekolah dan kelas olahraga yang hanya dibuka di tiga sekolah dengan kuota satu rombongan belajar (rombel). ”Kelas olahraga ada di SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 4,” imbuhnya.

Dari total pagu 2.112 kursi di jenjang SMPN, jalur afirmasi membuka kuota 15 persen. Sedangkan jalur perpindahan orang tua dan jalur prestasi masing-masing 5 persen. Sedangkan 65 persen disediakan bagi jalur zonasi. ”Pendaftaran jalur zonasi mulai 26-30 Juni,” paparnya.

Sedangkan untuk SD negeri, tahun ini hanya terdapat 44 lembaga yang membuka PPDB setelah proses merger dengan daya 1.372 kursi. Antara lain dibuka untuk jalur afirmasi dengan kuota 15 persen, jalur perpindahan tugas orang tua 5 persen, dan jalur zonasi 80 persen.

Sementara kuota yang dibuka di dua TK pembina negeri sebanyak 119 siswa dari 7 rombongan belajar (rombel). Pendaftaran PPDB menggunakan jalur zonasi murni dengan mempertimbangkan kedekatan jarak antara domisili berdasarkan kartu keluarga (KK) asli dari calon peserta didik dengan sekolah tujuan. (ram/ron)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *