Penuhi Kuota Mojokerto lewat CJH Cadangan, Hari Ini Deadline Pelunasan Bipih

Published by on

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kantor Kemenag Kota Mojokerto mengupayakan pemenuhan kuota calon jamaah haji (CJH) melalui kelompok cadangan. Pasalnya, hingga perpanjangan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (bipih) tahap kedua yang berakhir hari ini, tak seluruh kuota terpenuhi.

Kasubag TU Kantor Kemenag Kota Mojokerto Bambang Sunaryadi mengungkapkan, hingga H-1 berakhirnya perpanjangan pelunasan bipih kemarin, masih terdapat 12 orang dari dari 166 CJH yang belum memenuhi kewajiban melunasi biaya haji. ”Data sementara ada 154 jamaah yang sudah melunasi,” terangnya, Kamis (18/5).

Menurutnya, kemenag sedianya telah berupaya untuk mengkonfirmasi CJH untuk segera membayar bipih yang dipatok Rp 30,9 juta. Namun, ungkap Bambang, hampir dipastikan seluruhnya tidak bisa melunasi dengan berbagai faktor. ”Sudah kami hubungi ada yang memang sudah meninggal, sakit, juga ada yang belum siap berangkat. Tapi tetap akan kami tunggu sampai dengan hari terakhir perpanjangan pelunasan besok (hari ini, Red),” ujarnya.

Jika tetap tidak memenuhi pelunasan bipih, maka sisa kursi akan dikembalikan ke Kanwil Kemenag Jatim. Di sisi lain, pihaknya mengaku tetap berupaya agar kuota yang diterima Kota Mojokerto tahun ini bisa tetap terpenuhi.
Terlebih, ada 33 CJH dari kelompok cadangan yang juga berhak untuk melakukan pelunasan. Per Kamis (18/5), kata Bambang, sudah terlaporkan 13 CJH yang telah menyetorkan bukti pelunasan bipih.

Mereka akan berpeluang mengisi sisa kursi untuk berangkat ke tanah suci di musim haji tahun ini. ”Setelah hari terakhir pelunasan besok (hari ini, Red), 13 jamaah cadangan ini akan kita update ulang untuk dikirim ke siskohat provinsi, insyaallah namanya nanti bisa muncul untuk mengisi sisa porsi di kota,” ulasnya.

Sedangkan 20 CJH cadangan lainnya kemungkinan besar memilih untuk tidak melunasi dengan alasan waktu yang terlalu mepet. Bambang mengatakan, Kota Mojokerto masuk dalam kloter 61 embarkasi Surabaya.

Sesuai jadwal, CJH berangkat ke Asrama Haji Sukolilo pada 13 Juni nanti. Kemudian, kloter gabungan dari Kabupaten Gresik dan Nusa Tenggara Timur (NTT) itu akan terbang ke Arab Saudi tanggal 14 Juni. ”Tanggal 16-17 Mei sudah kami laksanakan manasik tingkat kota. Mulai 22-27 Mei, akan disambung manasik di tingkat kecamatan yang menjadi tahap terakhir,” pungkas Bambang. (ram/ron)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *