Peningkatan Kualitas UMKM melalui Platform E-Katalog di Kota Mojokerto

Published by on

Oleh: Ardelia Sabrina Raftiani*

UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) merupakan kelompok usaha yang dikelola oleh orang atau suatu badan usaha tertentu dengan kriteria yang telah tercantum pada UU Nomor 20 tahun 2008. UMKM bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam rangka membangun perekonomian nasional berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan (UU Nomor 20 tahun 2008).

UMKM juga memiliki peranan penting dalam mencapai SDGs yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan. Namun, ada beberapa permasalahan yang harus dihadapi oleh UMKM saat ini, seperti inovasi dan teknologi. Maka dari itu, diperlukan peningkatan kualitas UMKM melalui E-Katalog yang telah disediakan Pemerintah melalui LKPP. Lalu, bagaimana Pemerintah Kota Mojokerto menyikapi platform E-Katalog LKPP?

E-Katalog merupakan sebuah platform belanja online yang dikelola dan dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang didalamnya menawarkan berbagai produk dari berbagai barang yang dibutuhkan oleh pemerintah. Terdapat tiga etalase dalam e-katalog yakni e-katalog nasional yang dikelola oleh LKPP, e-katalog sektoral yang dikelola oleh kementerian, dan e-katalog lokal yang dikelola oleh pemerintah daerah (lkpp.go.id).

Pemerintah Kota Mojokerto menyikapi dengan positif dan mendukung adanya e-katalog lokal yang dikelolanya. Hal ini sesuai dengan pernyataan Ning Ita selaku Wali Kota Mojokerto pada 18 April 2022 di Rumah Rakyat bahwa produk UMKM harus terdaftar di e-katalog agar dapat menjadi penyedia kebutuhan pemerintah.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto memfasilitasi para UMKM untuk pendaftaran e-katalog melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Mojokerto. Percepatan pendaftaran E-Katalog bersinergi dengan diskopukmperindag sebagai pengampu UMKM, dinas kesehatan P2KB yang akan mengurusi penjaminan mutu, dan diskominfo yang bertugas menyebarkan informasi kepada masyarakat.

Sikap Pemkot Mojokerto ini dibuktikan dengan adanya peningkatan yang mana per bulan April 2022 hanya terbuka satu etalase yakni makanan dan minuman namun pada tahun 2023 sudah terbuka 30 etalase. Selain itu, dibuktikan juga di etalase makanan dan minuman yang semula hanya 48 UMKM namun saat ini sudah 133 UMKM yang terdaftar.

Keberadaan Pemkot Mojokerto dalam mengelola e-katalog ini memiliki manfaat dalam rangka mendorong produk UMKM agar memiliki daya saing tinggi dengan produk impor dan mengembangkan usaha kecil menjadi menengah hingga menjadi besar serta dapat meningkatkan laju ekonomi kota dengan mensejahterakan UMKM sebagai penyedia kebutuhan pemerintah. Dalam hal ini, pemerintah Kota Mojokerto berkontribusi dalam mewujudkan SDGs (Sustainable Development Goals) terutama pada poin 1 yakni tanpa kemiskinan serta poin 8 yakni pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi dengan bukti adanya peningkatan jumlah UMKM yang telah terdaftar di e-katalog.

Selain itu, Pemkot Mojokerto juga berkontribusi dalam gerakan nasional bangga buatan indonesia (Gernas BBI) yang diluncurkan pada tahun 2020 lalu dan membuat pengadaan barang jasa lebih transparan. Tidak luput dari kekurangan, peningkatan platform e-katalog juga diperlukan seperti yang telah dilakukan LKPP dengan penambahan fitur ’’Pelayanan Informasi” yang akan memudahkan pelaku UMKM untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Hal ini juga akan lebih memudahkan pemerintah daerah terkhusus Kota Mojokerto dalam meningkatkan pendaftaran pelaku UMKM di Kota Mojokerto.

Selain itu, Pemerintah Kota Mojokerto dapat melakukan sosialisasi pada pelaku UMKM yang masih baru untuk mengenal platform ini. Dalam kesimpulannya, e-katalog lokal yang dikelola Pemerintah Kota Mojokerto berjalan dengan baik dan UMKM-nya juga sudah terbuka terhadap perkembangan teknologi. Pemerintah Kota Mojokerto dapat melakukan perkembangan program yang dapat mendukung e-katalog sehingga laju ekonomi mengalami peningkatan berkelanjutan. Pelaku UMKM di Kota Mojokerto juga harus aktif dalam program pemerintah terkhusus dalam platform e-katalog. (*)

* Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Prodi S1 Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga Surabaya

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *