Pengedar Sabu Utara Sungai Brantas Mojokerto Dituntut Ringan

Published by on

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Andi Susilo alias Bawon dituntut hukuman 6,5 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Dia diadili karena diduga terlibat jaringan peredaran narkoba di wilayah utara Sungai Brantas. Selain menerima komisi Rp 50 ribu dari perannya sebagai perantara jual beli sabu, terdakwa juga mendapat sisa sabu untuk dikonsumsi sendiri dan dijual kembali.

Andi didakwa melakukan tindak pidana peredaran narkoba sebagaimana Pasal 114 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. ”Menuntut agar majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun dan 6 bulan,” ujar jaksa Kejari Kabupaten Mojokerto M Fajarudin saat membacakan amar tuntutan. Selain hukuman penjara, terdakwa juga dituntut denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Tuntutan 6,5 tahun penjara ini hanya 2,5 tahun lebih tinggi dari ancaman minimal dua pasal yang didakwakan. Pasal itu mengancam hukuman maksimal seumur hidup atau 20 tahun penjara. Atas tuntutan itu, terdakwa diberi waktu sepekan untuk mengajukan pembelaan.

Sebagaimana dalam dakwaan, Andi terlibat peredaran sabu bersama Matiman yang diadili dalam berkas terpisah. Keduanya dicocok BNNK Mojokerto pada 5 Januari lalu di rumah di Desa Gembongan, Kecamatan Gedeg.

Dalam penangkapan itu, penyidik BNN mengamankan barang bukti 1,16 gram bruto sabu, alat hisap, dan HP. ”Sabu itu sebagian akan dikonsumsi dan sebagian akan dijual,” jelas JPU Alaix Bikhukmil Hakim dalam dakwaannya. Sabu tersebut baru saja dibeli Matiman dari Imron Widayat, pengedar asal Dusun Ketapangrejo, Desa Ketapangkuning, Ngusikan, Jombang. Imron saat ini diadili dalam berkas terpisah.

Matiman membeli sabu itu dengan harga Rp 1,1 juta untuk dua paket. Dia memanfaatkan jasa Andi untuk mengambil barang haram itu. ”Terdakwa Andi sudah 6 kali mengambil sabu,” jelasnya. Dari dua paket itu, satu paket dibuka untuk dikonsumsi sedikit. Sisanya kemudian diserahkan kepada Andi untuk dijual. Dari jasanya tersebut, Andi juga mendapat upah sebesar Rp 50 ribu. (adi/ron)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *