Pasutri Gembong Curanmor di Mojokerto Diringkus

Published by on

PURI, Jawa Pos Radar Mojokerto – SL, 34, dan NL, 28, tak punya kapok. Meski sudah pernah dipenjara, pasutri spesialis curanmor asal Dusun Teras, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, ini kembali beraksi. Mereka diringkus Polsek Puri usai beraksi di sejumlah wilayah di Kabupaten Mojokerto.

Kapolsek Puri AKP Sri Mulyani mengatakan, penangkapan pasutri residivis ini berangkat dari laporan pencurian motor di Dusun Rejosari, Desa Plososari, Kecamatan Puri, dua pekan lalu. Keduanya telah menggasak motor Honda Beat nopol S 5557 SD milik seorang warga. ”Kami kemudian melakukan penyelidikan dan dari rekaman CCTV didapati ciri-ciri pelaku,” jelasnya, kemarin (17/5).

Dari penyelidikan yang dilakukan, keduanya berhasil diringkus saat berada di rumah. Kepada polisi, keduanya mengaku beraksi secara bersama-sama. Pasangan satu anak ini berkeliling dari kampung ke kampung mencari sasaran dengan berboncengan motor Honda Beat Street nopol S 6490 NBD.

Mendapati motor korban tengah diparkir di samping rumah, SL pun langsung menjalankan aksinya. Dia mengeluarkan kunci T dan menjebol lubang kontak motor. Tak butuh waktu lama, motor itu berhasil dibawa kabur. ”Motor dijual ke penadah di Pasuruan,” imbuhnya. Polisi saat ini masih memburu pelaku penadah tersebut.

Kanitreskrim Polsek Puri Ipda Suparno menambahkan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dari pengakuan sementara, pasutri tersebut telah beraksi di sejumlah tempat lain di Kecamatan Dlanggu, Jatirejo, dan Sooko. ”Saat ini sedang kami lakukan upaya pengembangan,” tandasnya.

Data Jawa Pos Radar Mojokerto, pasutri SL dan NL sudah pernah ditangkap polisi pada 2018 silam. Keduanya diringkus Satreskrim Polres Mojokerto usai menggasak motor di 14 TKP. NL divonis 8 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto sedangkan suaminya, SL diproses hukum di Jombang karena terlibat kasus yang sama. (adi/ron)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *