Optimistis Tuan Rumah Arung Jeram Kabupaten Mojokerto Meraih Emas Porprov

Published by on

Pertajam Teknik Nomor Slalom

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Tak ingin menyia-nyiakan status tuan rumah yang disandang dalam gelaran porprov VIII nanti, Pengkab Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Mojokerto fokus mempertebal persiapan. Meski peluang juara sebagai tuan rumah terbuka lebar, skuad arung jeram Kabupaten Mojokerto tak berpangku tangan. Aspek teknik di nomor andalan pun terus digenjot untuk memaksimalkan performa para pedayung terbaik dari 18 kecamatan.

”Ada dua nomor andalan yang bisa berpeluang juara nanti, nomor slalom dan down river race. Dan target kami tahun ini bisa dapat dua emas di (dua) nomor itu,” ungkap Ketua Harian Pengkab FAJI Mojokerto Arif Kustanto. Peluang emas tersebut tak lepas dari capaian dari edisi porprov sebelumnya dan sejumlah potensi yang ada saat ini. Di porprov edisi VII tahun lalu, skuad arung jeram nomor down river race mampu mencuri satu medali perunggu. Meski arung jeram saat itu melakoni laga eksibisi di ajang multievent tingkat provinsi tersebut.

Sebagai tuan rumah September nanti, Pengkab Faji Mojokerto bakal menerjunkan 14 atlet di empat nomor untuk berlaga di Aliran Sungai Brantas dan Kalimas di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis. Mereka akan diturunkan dari kategori sprint, head to head, slalom, ataupun down river race. Di kelas empat pedayung dalam satu perahu karet (R4) dan enam pedayung (R6) yang telah dipersiapkan sejak Januari lalu. Para pedayung andalan di-drill latihan tiga kali dalam sepekan. ”Untuk latihan kita sudah agendakan. Salah satunya di DAM Mlirip dan latihan fisik kita manfaatkan gym milik KONI di GOR Mojosari,” terang Dugel, sapaan akrabnya.

Kini, skuad arung jeram Kabupaten Mojokerto tengah fokus di-drill materi teknik nomor slalom. Mulai dari teknik dayung maju, mundur, tarik, dan pancung, untuk mengendalikan perahu melintasi rintangan gawang di badan sungai. Sebab, di nomor bergengsi tersebut terbuka peluang untuk menyabet medali emas.

Terlebih, dalam waktu dekat ini kemampuan pedayung bakal diuji di salah satu turnamen terbuka di Kota Surabaya yang bisa menakar kemampuan internal dan lawan. ”Sementara ini kita fokus ke teknik slalom. Salah satunya karena ada kompetisi (turnamen terbuka) hari jadi Kota Surabaya tanggal 25-27 Mei nanti,” tandasnya. (vad/ron)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *