OPD Pemkot Mojokerto Ditarget Lelang Proyek Rampung Agustus

Published by on

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Mojokerto ditarget untuk segera merampungkan lelang proyek. Dari total 89 paket tender di-deadline tuntas paling lambat Agustus.

Kabag Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) dan Pembangunan Setdakot Mojokerto Muraji mengungkapkan, dari 89 paket tender, sebanyak 46 dokumen telah dilelang hingga pekan kedua Juni ini. ”Sudah 50 persen lebih yang masuk,” terangnya.

Dibanding periode yang sama pada Mei, hanya sepertiga paket yang masuk lelang. Masih lambatnya pergerakan tender tersebut membuat Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo melayangkan surat ke OPD pengampu proyek untuk mempercepat proses tender. ”Setelah bersurat itu, akhirnya banyak dokumen yang masuk ke PBJ,” paparnya.

Dari 46 paket yang disorong lelang, 22 di antaranya telah selesai proses tender. Di antaranya pekerjaan rehabilitasi sekolah dengan total alokasi anggaran Rp 6,6 miliar di sepuluh lembaga yang diampu dinas pendidikan dan kebudayaan (dikbud).

Sedangkan 10 paket lainnya masih dalam proses penayangan dan 14 tengah dikaji ulang. Termasuk paket proyek sentra industri kecil menengah (IKM) dengan pagu Rp 15 miliar dan pembangunan pusat layanan usaha terpadu (PLUT) senilai Rp 5,6 miliar. ”Sudah tayang, sekarang masuk tahap evaluasi penawaran untuk paket IKM,” tandas Muraji.

Sehingga, imbuh dia, masih ada 43 paket proyek yang belum ditenderkan di akhir triwulan kedua 2023 ini. Dia mengatakan, pihaknya bakal kembali melayangkan surat kepada OPD untuk segera mengajukan paket lelang.

Sebab, Pemkot Mojokerto menargetkan 89 paket tender yang dianggarkan di tahun ini tuntas selambat-lambatnya pada bulan Agustus. ”Di bulan Agustus. Sudah harus selesai semua. Nanti kami mendorong OPD agar dokumen segera dikirim,” pungkas dia. (ram/ron)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *