Mobil Rombongan Bimbel Masuk Selokan di Mojokerto, Guru dan 5 Pelajar Terluka

Published by on

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto – Mobil berisi rombongan pelajar mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Wijaya Kusuma, depan SMPN 1 Sooko, Minggu (4/6) pagi. Mobil tersebut terperosok ke selokan dan menabrak pagar. Akibat kejadian ini, 5 pelajar, guru, dan dua pengemudi terluka.

Sebagian para korban mengalami patah tulang. Ambulans PMI Kabupaten dan Kota Mojokerto silih berganti membawa para korban menuju RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo. Para korban meliputi Evi Sudyar, 43, guru asal Desa Mojotamping, Kecamatan Bangsal dan dua pengemudi mobil yakni Eko Prasetyo, 48, warga Dusun Jati Sumber, Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, serta Ishadi, 50, Dusun Urung-Urung, Desa Bening, Gondang.

EVAKUASI: Petugas PMI Mojokerto dibantu warga sekitar mengevakuasi korban kecelakaan di Jalan Wijaya Kusuma, Sooko, Mojokerto, Minggu (4/6). (Adi Nugroho/JPRM)

Kelima pelajar yang ikut dalam rombongan mobil meliputi Novi Engine, 19, warga Dusun Claket, Desa Randugeneng, Dlanggu; Pramesti Lenyta Wijaya, 19, warga Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Batu; Dewi Fatmawati, 18, warga Desa Jati Kalang, Kecamatan Prambon, Sidoarjo; Belqista Lingga, 19, Dusun Glatik, Desa Watesnegoro, Ngoro; Kusnul Fatimah, 18, warga Dusun Medowo, Desa Mojodowo, Kemlagi.

Insiden nahas ini terjadi sekitar pukul 05.15. Mobil Kijang Innvova bernopol S 1065 PW yang ditumpangi para korban sudah menabrak pagar jembatan dan masuk ke selokan depan SMPN 1 Sooko. Menurut warga, terdengar benturan keras saat mobil tersebut mengalami kecelakaan. “Sepertinya kecelakaan tunggal,” kata Syadilah, warga di lokasi.

EVAKUASI: Petugas PMI Mojokerto dibantu warga sekitar mengevakuasi korban kecelakaan di Jalan Wijaya Kusuma, Sooko, Mojokerto, Minggu (4/6). (Adi Nugroho/JPRM)

Saat kejadian, mobil warna hitam tersebut melaju dari arah selatan. Berdasarkan keterangan korban, ujarnya, mobil berangkat dari Trowulan dengan tujuan Desa Mejoyo, Bangsal. Para pelajar yang tergabung dalam lembaga kursus pendidikan itu hendak mengikuti lomba voli. “Isi mobilnya anak-anak bimbingan belajar (bimbel). Mungkin karena sopir kelelahan atau mengantuk sehingga terjadi kecelakaan,” tandansya.

Kasi Pelayanan PMI Kabupaten Mojokerto Didik Sudarsono mengatakan, kecelakaan sebagian besar mengakibatkan korban patah tulang. Guru, sopir, dan tiga pelajar menderita patah kaki sebelah kiri. Sementara itu, lainnya mengalami luka robek pada tangan, bibir, dan kepala. Satu pelajar yakni Pramesti dievakuasi dalam kondisi tidak sadar diri karena cedera pada bagian kepala. Kasus kecelakaan ini sedang dalam penanganan pihak kepolisian. (adi/fen)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *