Lapas Kelas II B Mojokerto Gandeng BNN Lakukan Tes Urine

Published by on

Intensitas Penggeledahan Ditingkatkan

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Mojokerto terus memperketat pengawasan terhadap aksi penyelundupan barang terlarang ke dalam lingkungan lapas. Tidak hanya sekali, intensitas penggeledahan kamar hunian narapidana (napi) dan tahanan kini ditingkatkan menjadi tiga kali dalam sepekan. Bahkan, razia juga berlaku di ruang-ruang lain yang berpotensi muncul aksi penyelundupan seperti handphone, pungli, hingga narkoba (halinar).

Seperti yang terlihat saat Kanwil Kemenkumham Jatim menginspeksi Lapas Mojokerto, Kamis (11/5). Dipimpin Kabid Kabid Yantah Basan Baran, Slamet Supartono, sidak berjalan di sejumlah area lapas. Mulai dari dapur, ruang pembinaan, hingga area blok hunian yang biasa dipakai beraktivitas ratusan napi dan tahanan sehari-hari. Penggeledahan yang berlangsung selama tiga jam ini juga diiringi dengan interogasi 4 petugas kanwil kepada sejumlah napi.

Mereka dimintai keterangan soal aktivitas selama menghuni lapas. Namun dari razia itu, petugas tak menemukan satu pun benda yang mencurigakan atau menyimpang. Bahkan, kondisi lapas diklaim dalam kondisi sangat baik jumlah penghuninya mengalami overload. ’’Secara keseluruhan hingga akhir monev, tidak ditemukan hal-hal yang menyimpang, Kanwil menyimpulkan lapas mojokerto dalam keadaan baik,’’ ujar Kasi Binadik Lapas Mojokerto, Bayu Noviyanto.

Bayu menjelaskan, selama ini pihaknya terus memperketat pemantauan dan pengawasan terhadap seluruh aktivitas, tidak hanya terhadap warga hunian, tapi juga para petugas. Tidak sekadar razia rutin tiga kali dalam sepekan, razia gabungan bersama aparat penegak hukum (APH) lain juga digelar rutin sebulan sekali. Peningkatan ini sekaligus untuk memastikan kondisi lapas bersih dari penyelundupan barang terlarang dari luar yang sempat terjadi tahun lalu.

’’Kami juga MoU (memorandum of understanding) dengan BNN untuk melakukan tes urine rutin dan pembinaan bahaya narkoba. Juga dengan Polresta untuk razia rutin untuk mendeteksi adanya barang terlarang, khususnya narkoba,’’ pungkasnya. (far/ron)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *