Lansia Pemerkosa Bocil Difabel Asal Gedeg Mojokerto Dituntut 12 Tahun

Published by on

Perkosa Bocah Disabilitas, Korban Diberi Imbalan Rp 20 Ribu

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Slamet harus siap-siap menghabiskan masa tuanya di balik jeruji besi. Lansia 73 tahun asal Kecamatan Gedeg itu dituntut 12 tahun penjara karena kasus pemerkosaan anak. Korban adalah tetangganya sendiri seorang bocah berusia 12 tahun dengan kondisi keterbelakangan mental.

Kamis (25/5) lusa, Slamet akan mengajukan nota pembelaan. Terdakwa dituntut 12 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan. Jaksa penuntut umum (JPU) Vidya Noviyanti Charlan menyatakan terdakwa terbukti melanggar sebagaimana Pasal 76D juncto Pasal 81 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Penasihat hukum terdakwa Kholil Askohar menyatakan, terdakwa telah menyesali perbuatannya. ”Tuntutan 12 tahun ini tentunya sangat berat sehingga kami akan mengajukan pleidoi,” ujarnya kemarin (23/5). Kholil menyebut, kliennya mengaku bersalah. Dirinya akan meminta keringanan hukuman kepada majelis hakim mengingat usia terdakwa sudah berumur senja. ”Terdakwa mengaku khilaf dan tidak akan mengulanginya lagi,” imbuhnya.

Selama ditahan di Lapas Kelas II-B Mojokerto, kakek 73 tahun itu juga sering sakit-sakitan. Akibatnya, persidangan harus ditunda sampai berkali-kali karena terdakwa tak bisa dihadirkan secara virtual. ”Karena kondisi kesehatannya sudah sangat rentan,” tandasnya.

Sebagaimana diberitakan, Slamet dilaporkan ke polisi pertengahan tahun lalu. Dia diduga telah mencabuli dan memperkosa seorang bocah perempuan berusia 12 tahun. Korban adalah tetangganya sendiri. Kakek yang sehari-hari bekerja sebagai tukang rongsokan itu melancarkan aksinya dengan mengundang korban datang ke rumahnya.

Di sana, dia kemudian melancarkan aksinya. Korban diketahui memiliki keterbelakangan mental. Bocah tersebut tak bisa diajak berkomunikasi sebagaimana orang normal. Saat melakukan perbuatannya, korban diberi imbalan Rp 20 ribu sebagai uang tutup mulut. (adi/ron)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *