Kelabui Janda di Mojokerto, Perjaka 22 Tahun Dituntut 22 Bulan

Published by on

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dian Putra Wijaya, 22, dituntut hukuman 1 tahun dan 10 bulan penjara. Pria asal Sidoarjo itu nekat membawa kabur motor dan HP seorang janda asal Mojosari yang baru saja dikencaninya. Aksi ini dilakukan dengan cara mengajak korban lebih dulu jalan-jalan ke Trawas.

Jaksa penuntut umum (JPU) Sri Widayati Isminingsih mengatakan, perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 372 KUHP. ”Menuntut agar majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana dengan pidana penjara 1 tahun dan 10 bulan,” tegasnya dalam sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto.

Terdakwa mengaku bersalah dan menyesal. Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Bujangan asal Desa Tropodo, Kecamatan Waru, Sidoarjo itu meminta agar majelis hakim meringankan hukumannya. Dian didakwa telah membawa kabur motor dan HP milik Djulvia Isnawati, 25, warga Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu.

Kejadian itu berlangsung Februari lalu. Keduanya berwisata di Trawas menggunakan Honda Scoopy nopol S 5051 QQ milik korban. Di tengah perjalanan pulang, Dian berpura-pura sakit perut. Dia meminta agar korban membeli obat maag di warung di Jalan Kartini, Desa Seduri, Mojosari. ”Saat korban masuk ke toko, terdakwa dengan cepat membawa kabur motor,” kata Sri dalam dakwaan.

Beberapa saat sebelum membawa kabur motor, terdakwa lebih dulu meminjam HP Vivo Y35 milik korban. Dia berpura-pura menelepon ibunya dengan cara menyelipkan HP di helm. Kejadian tersebut membuat korban merugi sampai Rp 22 juta. Korban sebelumnya mengenal terdakwa lewat aplikasi kencan. Setelah saling berkomunikasi, keduanya pun bersepakat untuk bertemu hingga memutuskan jalan bersama. (adi/ron)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *