Jelang Mutasi Jumbo, Ratusan Nama Pejabat Disorong ke Meja Bupati Mojokerto

Published by on

Bakal Dilantik Bersamaan Hasil Selter

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemetaan pejabat untuk menempati kekosongan 85 jabatan di lingkungan Pemkab Mojokerto, telah tuntas. Tim penilai telah menyorong ratusan nama ke meja bupati untuk dipilih dan disetujui lalu dilantik bersamaan tiga jabatan kepala dinas hasil seleksi terbuka (selter).

’’Yang jelas, kita sekarang terus berproses. Tim penilai kinerja ASN sudah bekerja, kita sudah petakan,’’ ungkap Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko, kemarin (17/5). Hanya saja, tim penilai berharap, pelantikan berlangsung awal Juni nanti. Hal itu seiring dengan banyaknya para ASN yang memasuki masa pensiun di akhir Mei ini. ’’Sehingga jika kita bisa lewat 1 Juni misalnya, tanggal 2 gitu saja yang akan kita mutasi lebih banyak lagi,’’ tandasnya.

Maka, lanjut Teguh, tim penilai bakal melakukan penilaian lebih banyak untuk mengisi jabatan lowong yang baru ditinggal pejabat definitifnya purna tugas. ’’Kan eman-eman kalau pelantikannya Mei, nanti Juni sudah muncul jabatan-jabatan lain yang kosong lagi karena pensiun. Ada di jabatan sekretaris dan kepala bidang,’’ paparnya.

Kendati pelantikan itu berlangsung Mei, kata Teguh, juga tidak ada masalah. Yang pasti, penilaian ASN yang dilakukan dalam rangka mutasi sudah tuntas. Ratusan nama pun tinggal disodorkan ke meja bupati untuk dipilih. Di antaranya, kepala BKPSDM, kepala dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP), dan kepala dinas pengendalian penduduk, keluarga berencana dan pemberdayaan perempuan (DP2KBP2).

Sebagai pertimbangan, tim penilai juga menyorong minimal dua nama di tiap jabatan lowong yang bakal dilakukan pengisian. ’’Semisal di kabag perekonomian, yang kita sodorkan ada beberapa nama yang punya hak duduk di kabag perekonomian. Kalau dulu cuma satu, sekarang minimal dua. Jadi kepala daerah punya pilihan, kita sangat objektif,’’ jelasnya.

Tim penilai juga ditekankan sangat cermat. ’’Harus hati-hati karena kita harus bersih, harapan ibu bupati jangan sampai ternodai. Saya juga minta tim untuk cermat,’’ tambahnya.

Sebelumnya, kekosongan jabatan di lingkungan Pemkab Mojokerto capai 85 kursi. Dipastikan dalam waktu singkat perombakan besar-besaran pun bakal digelar seiring dengan pelantikan tiga kepala dinas hasil selter.

Sesuai data puluhan kursi lowong itu tersebar di eselon II ada lima, eselon III 28, dan eselon IV ada 51 formasi. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengaku, tidak memaksakan perombakan dilakukan secara menyeluruh. ’’Saya tidak menarget berapa yang akan kita rombak. Yang kerja tim penilaian. Saya tinggal menunggu hasil penilaian mereka,’’ ungkapnya.

Menurut Ikfina, kapasitas bupati hanya untuk memastikan jika pemetaan yang dilakukan tim sesuai tolok ukur kinerja. Kompetensi mereka sesuai dengan jabatan yang bakal diemban. ’’Kalau paparan tim masuk akal dan logis, mereka bisa menjelaskan, saya akan terima, tugas mereka yang menentukan, saya tinggal memastikan,’’ bebernya. (ori/ron)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *