Janda Muda Spesialis Maling Rumahan Asal Trowulan Mojokerto Ditangkap

Published by on

Curi Handphone hingga Akte Kelahiran

TROWULAN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ariya, warga Dusun Kasian, Desa Domas, Kecamatan Trowulan, jadi buruan banyak orang. Sejak lima bulan terakhir, janda 25 tahun itu diduga sudah berkali-kali mengobok-obok rumah. Dia mencuri HP, uang, hingga akte kelahiran.

Kiprahnya baru tamat setelah aksinya di Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, dihentikan polisi. ’’Kepada yang bersangkutan kami lakukan penangkapan karena adanya laporan dari warga. Setelah diperiksa kami serahkan ke polres,’’ tegas Kapolsek Trowulan Kompol Imam Mahmudi, kemarin (22/5). Ariya kini telah mendekam di rutan Mapolres Mojokerto.

Imam mengatakan, Ariya dilaporkan telah mencuri HP milik seorang warga. Tanpa ragu atau takut, janda muda itu nyelonong masuk rumah korban dan langsung membawa kabur barang incarannya. ’’Dia diantarkan temannya pada aksi terakhir ini, tapi masih kami dalami apakah temannya itu tahu kalau tersangka mau mencuri,’’ bebernya.

Berdasarkan pengakuan kepada polisi, tersangka baru sekali beraksi. Namun, Imam tak menampik adanya informasi jika Ariya sudah berkali-kali menyatroni rumah warga. Salah satu yang pernah jadi korban aksi tersangka adalah Dewi. Menurutnya, tersangka sudah jadi buruan banyak orang sejak lima bulan terakhir. Tetangga Ariya ini mengaku rumahnya pernah diobok-obok tersangka saat menggelar hajatan. ’’Seolah-olah dia ke hajatan, langsung masuk kamar lalu ambil HP dan duit,’’ ujarnya.

Riyawat Ariya sebagai pencuri ulung disebutnya sudah terkenal seantero kampung. Tak jarang warga kehilangan barang berharga saat rumahnya disambangi tersangka. Ariya juga disebut pernah beraksi di Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo. Dia mampir ke rumah orang dengan alasan menumpang ganti pembalut. Pada situasi yang tepat, HP pemilik rumah langsung diembat.

Tak hanya uang dan HP, menurut Dewi, Ariya juga telah mencuri akte kelahiran milik kerabatnya yang tinggal di kawasan Puri. ’’Dari Dusun Kasian dia pindah rumah ke Puri ikut saudaranya itu karena di kampung sudah diburu banyak orang. Nah, di sana dia curi akte anak saudaranya buat jaminan utang,’’ lontarnya. (adi/fen)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *