Harlah Ke-77 Tahun Muslimat NU, Wali Kota Mojokerto Luncurkan E-Kartamus

Published by on

Kota Jadi Pilot Project Nasional

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ketua Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Mojokerto Ika Puspitasari meluncurkan E-Kartamus (Elektronik Kartu Tanda Anggota Muslimat NU), saat peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-77 Tahun Muslimat NU, di Masjid Agung Al-Fattah, Kamis (18/5). Launching tersebut sekaligus menjadikan Kota Mojokerto sebagai pilot project nasional atas digitalisasi kartu keanggotaan.

Sosok yang juga menjabat sebagai Wali Kota Mojokerto ini resmi me-launching E-Kartanus untuk diserahkan kepada anggota PC Muslimat NU Kota Mojokerto. Peluncuran kartu keanggotaan digital itu juga dihadiri Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muslimat NU Jatim Hj. Masruroh Wahid. ”Ini adalah salah satu dari peran Muslimat Nahdlatul Ulama pada saat memperingati hari lahirnya yang ke-77 di tahun 2023,” terang Ning Ita.

DIGITALISASI: Anggota PC Muslimat NU Kota Mojokerto saat mengikuti tahlil kubro sekaligus launching E-Kartamus dalam rangka memperingati Harlah Ke-77 Tahun Muslimat NU di Masjid Agung Al-Fattah, Kamis (18/5).

Menurutnya, transformasi digital kartu keanggotaan itu selaras dengan tema Harlah Ke-77 Menguatkan Peran Muslimat NU dalam Membangun Peradaban. Mengingat, tutur Ning Ita, peradaban dunia kini sudah bergeser ke arah digital. ”Semuanya sudah mengarah ke arah society 4.0. Sehingga, muslimat ikut berperan aktif dalam rangka membangun peradaban itu juga dalam mensukseskan program pemerintah terkait digitalisasi daerah,” tandasnya.

Dikatakan Ning Ita, proses perekaman kartu tanda anggota Muslimat NU Kota Mojokerto bekerja sama dengan Bank Jatim. Sebab, kartu tak sekadar sebagai tanda keanggotaan, tetapi juga dapat difungsikan sebagai e-money atau alat transaksi pembayaran nontunai.

Sehingga, E-Kartamus dapat dimanfaatkan anggota untuk keperluan berbelanja, membayar e-tol, mengisi pulsa, membayar token listrik, maupun tagihan-tagihan lainnya. ”Karena Bank Jatim juga sudah bekerja sama dengan seluruh merchandise, jadi untuk top up-nya bisa dilakukan di mana pun. Termasuk di beberapa swalayan-swalayan untuk alat pembayaran cashless atau nontunai,” ulasnya.

KHIDMAT: Ratusan anggota Muslimat NU Kota Mojokerto menyimak arahan dari Ketua PC Muslimat NU Kota Mojokerto yang juga Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari alias Ning Ita, di Masjid Agung Al-Fattah Kota Mojokerto, Kamis (18/5). (Rizal Amrulloh/JPRM)

Ning Ita memaparkan, peluncuran E-Kartamus merupakan dilakukan secara bertahap. Pada launching pertama kemarin, ada 3.000 anggota yang telah melakukan perekaman dari total 10.300-an anggota PC Muslimat NU Kota Mojokerto. Selanjutnya akan dilakukan secara bergilir untuk seluruh anggota.

Terlebih, digitalisasi kartu keanggotaan Muslimat NU berbentuk e-money di Kota Mojokerto menjadi pilot project untuk diaplikasikan ke wilayah lainnya. ”Untuk Kota Mojokerto merupakan pilot project dalam digitalisasi kartu tanda anggota Muslimat NU. Insyaallah nanti akan direplikasi di daerah-daerah lain juga,” tandas Ning Ita.

Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU Jatim Hj. Masruroh Wahid juga mengapresiasi langkah PC Muslimat NU Kota Mojokerto yang telah melakukan digitalisasi kartu keanggotaan. Selain menjadi salah satu wujud membangun peradaban, melalui E-Kartamus para anggota juga bisa berperan dalam mendukung perekonomian dan pembangunan daerah. ”Karena dengan bisa digunakannya E-Kartanus untuk berbelanja, maka transaksi yang masuk melalui Bank Jatim juga banyak digunakan untuk pembangunan Provinsi Jawa Timur,” ulas Nyai Masruroh.

DIGITALISASI: Anggota PC Muslimat NU Kota Mojokerto saat mengikuti tahlil kubro sekaligus launching E-Kartamus dalam rangka memperingati Harlah Ke-77 Tahun Muslimat NU di Masjid Agung Al-Fattah, Kamis (18/5).

Ke depan, PW Muslimat NU Jatim juga akan mengagendakan lawatan ke seluruh wilayah PC Muslimat NU untuk mendidik masyarakat dan anggota tentang pentingnya literasi keuangan lewat digital. Kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan dengan menggandeng otoritas jasa keuangan (OJK) dan lembaga keuangan lainnya. ”Karena literasi literasi keuangan digital memang perlu dan penting, karena ini menjadi bagian dari kemajuan global,” tuturnya.

Dalam peringatan Harlah Ke-77 Muslimat NU juga digelar kegiatan khotmil Quran dan Tahlil Kubro yang diikuti ribuan anggota PCNU Kota Mojokerto di Masjid Agung Al-Fattah. (ram/ron/adv)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *