Hajar Istri, Pegawai Koperasi Asal Jetis Mojokerto Diadili

Published by on

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Sifat cemburu buta membuat Ahmad Rifan Hilmansyah, 20, harus mendekam di balik penjara. Dia tega menghajar Prita Agneta, 20, ketika istrinya tersebut mendapat panggilan video (video call/VC) dari teman sekolah. Atas perbuatannya, Rifan diadili di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto.

Rifan didakwa dengan Pasal 44 ayat 1 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara atau denda Rp 15 juta mengintainya. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Mojokerto Riska Apriliana mengatakan, tindakan KDRT itu terjadi pada 1 Februari 2023 lalu di rumah kontrakan di Perum Griya Jetis Permai, Desa/Kecamatan Jetis.

Awalnya Prita menerima VC via WhatsApp (WA) dari seorang teman saat pasutri asal Kediri ini sedang menonton TV. Panggilan tersebut seketika membuat terdakwa naik pitam. Dia langsung membanting HP korban. Pegawai koperasi itu juga mengejar korban yang lari ketakutan masuk ke kamar. ”Terdakwa melakukan pemukulan ke saksi Prita sebanyak dua kali,” jelasnya dalam sidang dakwaan.

Pemukulan itu membuat si istri yang baru dinikahinya pada November 2022 itu mengalami memar di bagian mata. Dari kejadian tersebut korban akhirnya melaporkan suaminya ke polisi. Rifan diringkus 16 Februari dan langsung dijebloskan ke tahanan. Atas dakwaan tersebut, terdakwa tak mengajukan eksepsi.

Sebelumnya, Prita mengaku jika perkara KDRT tersebut semata dipicu VC yang bahkan belum sempat diangkat. Panggilan tersebut berasal dari teman semasa sekolahnya. ”Tiba-tiba VC, mungkin hanya tanya kabar. Sebelumnya juga tidak pernah chat atau VC,” ujarnya.

Prita mengaku dipukul sebanyak 4-5 kali oleh terdakwa. Penganiayaan itu membuat hidungnya berdarah. Selain itu, semenjak kejadian pemukulan, dia juga dilarang keluar rumah dan bergaul dengan tetangga. Pintu selalu dikunci dari luar ketika suaminya pergi bekerja sebagai marketing koperasi. (adi/ron)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *