Gulirkan Liga Internal Kelompok Umur di Kabupaten Mojokerto

Published by on

AC Majapahit Isi Kevakuman Kompetisi

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Manejemen AC Majapahit (ACM) ancang-ancang akan menggulirkan liga internal bulan depan. Kompetisi dan pembinaan usia muda ini tak lain untuk menjaring bibit unggul yang dipersiapkan membawa nama Kabupaten Mojokerto dalam berbagai ajang kelompok umur.

Sekretaris Umum AC Majapahit Deddy Wiyudhayana menuturkan, liga internal bertajuk Liga Persahabatan Club Internal U-17 ini tahap pendaftarannya telah rampung pekan lalu. Sehingga, liga diproyeksikan bisa bergulir sejak awal Juni mendatang. Di mana, pertandingannya berlangsung setiap hari Minggu selama sebulan penuh. ’’Pertandingannya kemungkinan tanggal 4 Juni. Untuk venue lapangan akan kami informasikan lebih lanjut karena kita belum bisa pakai stadion,’’ terangnya.

Deddy menyebut, sembilan klub internal di bawah naungan klub berjuluk Laskar Guntur Geni ini dipastikan siap berkompetisi dalam liga internal kelompok umur tersebut. Di antaranya, Bouroq FC, Porsas, Al Fasya, Mokeristi, dan Phoenix.

Dia menerangkan, ada sejumlah tujuan dari bergulirnya liga besutan klub yang sedianya berlaga di Liga 3 Indonesia ini. Utamanya, untuk menjaring pemain potensial yang akan mewakili klub yang berbasis di Kabupaten Mojokerto ini.
’’Kita sudah lama absen ikut Piala Soeratin U-17 dan kompetisi U-17 juga minim. Kami berupaya mengisi kevakuman kompetisi ini. Jadi, ketika nanti kita dapat bibit unggul dan kerangka tim terbaik, mereka bisa mewakili klub di bawah naungan Patriots Grup (PSMP dan ACM). Terutama untuk Piala Soeratin U-17 2023 yang kemungkin dilaksanakan akhir tahun nanti,’’ beber pria asal Kota Surabaya.

Pembinaan sepak bola usia muda ini sekaligus membuka peluang bagi pemain potensial asli daerah untuk bergabung dengan ACM. Namun begitu, tim maupun pemain terbaik dari liga internal ini mesti bersabar serta terus memperkaya pengalaman dan jam terbang. Sebab, sesuai regulasi, pemain klub Liga 3 seperti AC Majapahit setidaknya masuk kategori kelompok umur U-20. ’’Kalau saat (setelah gelaran kompetisi) ini bergabung jalas tidak bisa karena regulasi pemain Liga 3 minimal U-20. Mungkin kedepannya, setelah pembinaan berlanjut dan setelah usianya mencukupi, mereka bisa bergabung di ACM atau PSMP,’’ tandas Deddy. (vad/fen)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *