Cuaca Panas Bahaya Bagi Kesehatan Kulit, Ini Tips Menjaganya dari Dokter

Published by on

Mojokerto – Belakangan ini, banyak masyarakat Indonesia yang mengeluhkan cuaca panas yang tidak seperti biasanya, khususnya di daerah Mojokerto. Suhu panas di beberapa daerah memang dirasakan sangat meningkat. Banyak yang menyebutkan kondisi ini terkait munculnya gelombang panas.

Melansir informasi dari unggahan akun Instagram Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mulai awal Bulan Mei 2023 beberapa negara di Asia sedang mengalami gelombang panas. Akan tetapi, Indonesia bukan salah satunya. Meski begitu, suhu maksimum udara permukaan di Indonesia memang juga tergolong panas.

Paparan udara dan cuaca yang sangat panas juga bisa menimbulkan sejumlah risiko bagi kulit. Apa saja ?

Menurut Dokter Spesialis Kulit RSUD Prof dr Soekandar Mojokerto Asri Rahmawati, cuaca panas dan ekstrem berkepanjangan tidak hanya memberi dampak terhadap lingkungan, tetapi juga kesehatan terutama bagi kulit.

“Kulit adalah organ tubuh paling luas dan luar. Kulit berperan penting sebagai batas pelindung juga membantu dalam regulasi suhu, pertahanan kekebalan tubuh, produksi vitamin, dan sensasi rasa,” katanya, Rabu (17/5/2023).

Dokter Spesialis Kulit RSUD Prof dr Soekandar, dr Asri Rahmawati.


Ia menjelaskan, paparan sinar ultrviolet (UV) yang dapat menyebabkan kerusakan kolagen. Sehingga kulit berisiko mengalami penuaan dan peningkatan melanin yang memicu kulit menjadi gelap atau gosong. “Bahkan bisa terjadi sunburn yaitu kondisi iritasi pada kulit akibat paparan berlebihan dari sinar UV,” terangnya.

Tidak hanya itu, paparan sinar panas juga menyebabkan dehidrasi dan kekambuhan eksim serta psoriaris. Hal itu karena bertambahnya aliran darah ke kulit saat cuaca panas yang memicu peradangan kulit.


Oleh karena itu, dibutuhkan perhatian lebih ekstra untuk merawat kulit. Tentunya bertujuan agar kondisi kulit dapat tetap terlindungi, sehingga mengurangi risiko kerusakan.

Barikut mengatasi dampak cuaca panas pada kulit dari dr Asri Rahmawati :

Selalu menggunakan suncare (tabir surya) saat keluar rumah.
Menggunakan skin care yang ringan, berbahan dasar air supaya tidak menyumbat pori-pori dalam mengeluarkan keringat.
Menggunakan pelembab yang tepat sesuai jenis kulit untuk mencegah kekeringan pada kulit.
Mandi menggunakan sabun yang mengandung pelembab.
Menghindari mandi air panas karena akan membuat kulit semakin kering.
Menghindari terpapar panas matahari secara langsung dengan mencari tempat yang teduh.
Menggunakan payung, topi, baju lengan panjang, serta kacamata hitam sebagai upaya perlindungan
Mengkonsumsi suplemen, seperti vitamin C dan vitamin E.
Mengkonsumsi sayur dan buah tinggi antioksidan
Memperbanyak minum air putih.

Artikel Cuaca Panas Bahaya Bagi Kesehatan Kulit, Ini Tips Menjaganya dari Dokter pertama kali tampil pada Kabar Mojokerto.

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *