Cabor Gulat Kabupaten Mojokerto Usung Enam Atlet Veteran

Published by on

Jaga Asa Juara Tuan Rumah Porprov

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Menyandang status tuan rumah, cabor gulat Kabupaten Mojokerto tak ingin menyia-nyiakan kesempatan di gelaran porprov edisi ke VIII nanti. Apalagi di edisi sebelumnya, olahraga fighting ini mampu menyabet enam medali perunggu. Pengkab PGSI Mojokerto telah menyusun sejumlah strategi guna mencetak prestasi yang lebih baik di ajang multievent tingkat Jawa Timur tersebut.

Ketua Umum Pengkab PGSI Mojokerto Agus Setiawan menyebutkan, pihaknya tak ingin setengah hati menatap gelaran porprov tahun ini. Sejumlah persiapan matang telah dirancang sejak pemusatan latihan berlangsung. Di antaranya dengan menyusun materi pegulat terbaik yang ada di Kabupaten Mojokerto. ”Untuk tahun ini sama seperti sebelumnya, kita turunkan 8 pegulat. Tapi materinya ada perubahan, enam atlet lama dan dua atlet baru,” sebutnya.

Enam pegulat lawas tersebut tak lain adalah veteran porprov edisi sebelumnya yang andil menyabet enam medali perunggu. Dengan pengalaman dan jam terbang mereka, diharapkan mampu mencetak prestasi lebih di edisi ke-VIII nanti. Terlebih, materi pegulat yang ada ditambal dua atlet anyar potensial untuk nanti berlaga di kandang sendiri, yakni Maha Vihara Desa Bejijong – Trowulan. ”Dua pegulat baru ini punya potensi yang tidak kalah bagus juga,” sebutnya.

Salah satunya adalah Ahmad Taufiq. Ia memiliki track record prestasi apik dengan menyabet medali perak di POPDA XIII Jatim 2022. Tak pelak, Taufiq diproyeksikan mampu menembus partai final di gelaran porprov nanti. Kedelapan pegulat tersebut nantinya bakal diterjunkan di beberapa nomor pertandingan, di antaranya gulat gaya greco roman dan gaya bebas. ”Untuk tahun ini kami yakin bisa lebih baik dari tahun lalu. Kami optimis setidaknya bisa mengamankan satu medali emas,” ungkap Agus.

Untuk mewujudkan target tersebut, para pegulat digembleng dengan latihan intensitas tinggi lima kali dalam sepekan. Yang dibarengi dengan program latihan proporsional yang sudah dirancang tim pelatih sejak jauh hari. ”Latihan saat ini kita kombinasikan matras, besi, dan lapangan. Di awal lima bulan menjelang porprov, materi latihan kita genjot di fisik dulu. 70 persen fisik dan 30 persen teknik,” tandasnya. (vad/ron)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *