Bakul Durian Gagal Gondol Motor Supeltas di Mojokerto

Published by on

Ngaku Terlilit Utang

PUNGGING, Jawa Pos Radar Mojokerto – Masji, 34, kini harus meringkuk di sel tahanan. Pedagang durian di Pasar Legi Mojosari ini harus mempertanggung jawabkan aksinya yang nekat menggondol motor salah seorang sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) di Dusun Bedagas, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging. Beruntung aksinya berhasil digagalkan setelah korban memergoki aksinya.

Warga Dusun Krajan, Desa Pancur, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, itu melancarkan aksinya di pertigaan cepek (persimpangan Jalan Raden Patah – Jalan Brawijaya) Minggu (14/5) sekitar pukul 18.30. Masji yang beraksi seorang diri mendapati motor Honda Beat warna hitam nopol S 2589 RN milik Edi Yulianto, 34, terparkir di seberang barat jalan.

Saat itu, Edi yang merupakan supeltas di Pertigaan Cepek tengah fokus mengatur lalu lintas. Meski ia sempat melihat pelaku menyeberang jalan. Melihat motor tak bertuan, Masji mendekati motor yang ditinggal dengan keadaan kunci berada di dashboard. Dengan cepat Masji beraksi dan membawa kabur motor curiannya ke arah Mojosari. ’’Keseharian korban ini sebagai supeltas yang membantu mengatur lalin di pertigaan tepat di timur Mapolsek Pungging,’’ terang Kapolsek Pungging AKP Didit Setiawan.

Melihat motornya digondol maling, Edi yang juga sebagai buruh pabrik pupuk PT Saraswanti Anugerah Makmur ini sontak berteriak minta tolong dan berupaya mengejar walaupun gagal. Saat itu juga, Hariono, 39, rekan korban yang tengah melintas di lokasi, langsung berusaha mengejar pelaku. Saat melintas di sekitar Mapolsek Pungging, Hariono berhasil mengejar dan menendang motor curian tersebut hingga Masji tersungkur.

Sebelum jadi bulan-bulanan warga, pelaku langsung diamankan petugas. ’’Terduga pelaku langsung diamankan anggota dan segera dilakukan pemeriksaan,’’ terang mantan Kapolsek Trawas ini. Di hadapan petugas, bakul durian ini mengaku terpaksa mencuri lantaran terlilit utang. ’’Dan saat ini yang bersangkutan sudah kami tahan,’’ tandas Didit. Atas aksinya, Masji dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian. Ia terancam dipenjara maksimal 5 tahun lamanya. (vad/fen)

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *